The Gift of Grace

Reblog from: Majalah Pearl Blog
Written by Grace Suryani

* * *

Hari itu, hari paling baik bagi hidup anda. Nama anda terpampang sebagai penerima hadiah utama untuk jalan-jalan gratis ke Maldives selama 7 hari!! Tiket pesawat, penginapan, makan plus semua kegiatan anda di sana GRATIS tis tis. Anda tinggal bawa badan aja ke sono. Eh dan ini hadiah dari perusahaan bonafide bukan perusahaan KW2an.

Awalnya anda ga percaya. Sounds too good to be true! But ga lama ada representatif dari perusahaan yang datang ke tempat anda dengan membawa berkas-berkas tentang hadiah untuk anda. Dia juga menunjukkan file2 dan akhirnya meyakinkan anda ini beneran. Valid! Hebatnya lagi perusahaan tbs benar-benar menginginkan anda enjoy dgn liburan anda di Maldives, sehingga tiap minggu, mereka mengirim orang untuk mentraining anda supaya nanti siap ke sono. Diajarin bahasanya, dikasih cicip makanan lokal, bahkan sejarah singkat Maldives 101!! En ketika mereka tau anda ga bisa berenang, mereka kasih anda les berenang intensif!! Dan semua gratis tis tis. Jadi anda dipastikan bisa diving di sono. Wuih. Anda terharu banget nget nget.

Semua teman, kenalan, saudara ikut happy. “Wah enak yah mau ke Maldives! Selamet yeee … Jangan lupa bawa oleh2 ya!”

maldives-1

Hari keberangkatan pun tiba. Dengan mantap anda pergi bandara. Anda antri lalu kasih nama dan passport anda ke petugas check in. Daann ternyata, nama anda tidak tercantum di daftar penumpang. Anda panik dan tapi berusaha tetep tenang. Tapi, benar nama anda tidak ada! Buru-buru, anda menghubungi perusahaan yang menawarkan hadiah itu kepada anda. Mereka pun kaget, katanya belum pernah terjadi sebelumnya!! Usut punya usut, ternyata salah satu dokumen kelengkapan yang krusial untuk pengeluaran tiket adalah, anda harus tanda tangan di sebuah form pernyataan bahwa anda menerima hadiah tsb. :0 Ternyata petugas pertama yang datang kepada anda, entah kenapa TIDAK menyuruh anda tanda tangan! Dan semua petugas, pelatih renang, guru bahasa, koki dll, tidak ada satupun yang check dengan anda apakah anda sudah tanda tangan atau belum: mereka semua berasumsi anda mestinya sudah tanda tangan! (Karena menurut prosedur, itu mestinya di tahap awal! Dan anda waktu itu sudah latihan renang 2 bulan, sudah lulus ambil kelas sejarah maldives 101.

Paraaahhhh!! Anda lemes banget.
Eh lalu tiba-tiba anda inget, guru renang anda pernah tanya, “Eh kamu sudah tanda tangan belum dokumen xyz belum?” Anda mikir sejenak, ada banyak file yang anda isi waktu itu, anda ga inget, ga yakin, lalu anda jawab, “Hem ga tau deh. mestinya udah yah.” Dan guru anda menjawab, “Oya yah mestinya udah yah.” Anda tidak check dan recheck lagi, Alhasil Bye-bye Maldives …

* * *

Guys, ada pengalaman yang lebih parah itu. Lebih parah dari gagal ke Maldives. Yaitu, jika anda pikir anda sudah punya ‘tiket ke surga’, tapi ternyata anda belum. Ternyata anda belum pernah melakukan satu tindakan untuk menyatakan, ya, anda menerima hadiah keselamatan dari Tuhan Yesus. Anda belum pernah berdoa dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi anda. Anda bisa ada di gereja seumur hidup anda,

Naik turun majelis, pengurus komisi, ga pernah absen ikut pembinaan, bahkan mungkin anda yg jadi pembicaranya! Tapi, jika anda ga inget/ga yakin anda pernah berdoa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi anda, maka do it now! Lakukan sekarang!

Untuk hal2 macem tiket pesawat, booking hotel, kita ga pernah keberatan utk melakukan check dan konfirmasi, kalau ga inget udah print tiket belum, kita ga pernah keberatan print ulang, apalagi untuk hal yang sangat krusial ini! Ketinggalan pesawat, kita bisa beli tiket lagi. Tapi kalau kehidupan kekal, kesempatan kita hanya sekali …

Let me be the ‘kepo voice’, “Sudahkah anda menerima hadiah keselamatan dari Yesus Kristus? Sudahkah anda mengakui bahwa anda orang berdosa dan butuh juruselamat? Maukah anda menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi anda?” Jika anda ga yakin, do it now …

Keselamatan itu adalah hanya karena kasih karunia Tuhan semata, Kita bisa ‘percaya’ bahwa Tuhan kasih hadiah itupun juga karena kasih karunia Tuhan semata. Tapii … hadiah itu perlu anda terima! Jika anda tidak pernah menerima hadiah itu, tidak pernah menyatakan, “Yak saya mau”, yah seperti ilustrasi tiket di atas. Gagal Maldives itu sebelnya cuman sementara. Tapi jika gagal ke surga … penyesalan untuk selama-lama-lamanya …

Sudahkah anda menerima hadiah keselamatan dari Yesus?
Sudahkah anda memastikan bahwa orang-orang yang anda sayangi juga sudah menerima hadiah keselamatan itu?

* * *

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, 
bahwa Yesus adalah Tuhan, 
dan percaya dalam hatimu, 
bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, 
maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, 
dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

(Roma 10:9-10)

2 thoughts on “The Gift of Grace

  1. Woahhhh Grace Suryani!
    salah satu penulis yang pernah mengubah hidupku pas galau Teman Hidup (TH) haha, dia pernah bikin buku ttg perTHan sama suaminya.. Jadi dia ketemu sama suaminya karna suaminya pembaca tulisan2 dia di situs online….
    Thanks kak for sharing!

    • Iya, bener banget! Dulu aku juga baca tulisan dia ttg pasangan hidup dari post-postnya di Facebook dan itu sangat mengubah pandanganku. Makanya pas ketemu post ini, sayang banget kalau ga di-share ulang. Hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s