Worship God by sleeping

Pernah denger ungkapan yang bilang bahwa segala sesuatu yang kita lakukan di dalam hidup kita ini merupakan ibadah. Ibadah bukan berarti ke gereja tiap hari Minggu, atau pas doa aja, tapi ketika kita lagi di jalan, ketika kita belajar, ketika kita bekerja, semuanya itu merupakan suatu ibadah yang pada akhirnya hanya untuk memuliakan nama Dia saja.

Nah, sekarang pertanyaannya adalah apakah tidur termasuk ibadah? Jawabannya adalah IYA. Wah, aku sering banget tidur, berarti aku juga sering ibadah dong? Haha. Well, yang aku maksud bukan seberapa seringnya, tapi dalam kondisi apa kita saat itu.

Artikel ini ngejelasin how to worship God by sleeping. Dan ini beberapa kalimat yang mengena di aku.

So I went to sleep. Not because there was nothing to be done, but because there was only one thing to be done: worship God. Sleep is not simply surrender, it can be an act of worship. Sometimes it is the most powerful declaration and demonstration we can make that we are not in control. Our God is. And we trust Him.

I’m a creature, and God is not. I sleep and He does not. He alone can stay awake for eternity. Which is good, because He alone needs to stay awake. He alone upholds all things by the word of His power. I can sleep because He doesn’t.

It was one of the hardest things I’ve done in a long time. With tears running down my cheeks, and my hands curled into fists I breathed in and out the words ‘you alone are God’. And after an eternity of time, my breathing deepened and my fingers relaxed and by the power of the Spirit I worshiped my God through sleep.

large

Untuk pembahasan lebih lengkapnya, silakan baca langsung di blog ini.

* * *

Seperti yang aku sempet bilang di post sebelumnya, ada  3 event besar dalam bulan Febuari ini. Yang pertama, baru aja lewat minggu kemaren. KKR Heidi Baker, a missionary from Mozambique. Dia mulai pelayanannya di Indonesia, kemudian dikirim ke Mozambique dan masih terus melayani orang-orang miskin dan anak-anak disana sampai sekarang.

What I like about her is.. she loves God. She REALLY loves God with all her heart. And also Mozambique. She refers Mozambique as “my country” (her country, I mean.) even though she was born in US. She keep repeating, “Tomorrow I will go home (to Mozambique). I can’t wait to tell my children (the orphans) about this.”

Look? She really put her heart to the ministry that God gives to her.
“You have to love God.”
“Spend some time with Him. Develop greater intimacy.”
Itu 2 pesan yang terus diulang-ulang sama dia.

1782434_594492303968524_792211053_o

YDFC Senior Pastor and Heidi Baker

Oia, minggu kemaren pas lagi KKR itu, baru pertama kalinya aku ngeliat orang ke gereja, ngantri di depan pintu dari 1 jam sebelum kebaktian! Gerejaku yang sekarang bukan gereja gede lho padahal, jadi cukup surprise juga pas ngeliat itu. Terus aku dengan asiknya melenggang masuk dan ngetag tempat duduk yang enak donk. Huehehehe.

* * *

Back to topik. Apa hubungannya KKR kemaren dengan pembahasan tentang tidur diatas? Jadi pas lagi doa, kan disuruh tanya tuh ceritanya, Tuhan mau bilang apa sama kita. Jawabannya…

“No more crying until you fall asleep. coz I’m here. I’m the One who always takes care of you.”

Yah langsung mewek lah pas dapet itu. Hahaha. Padahal kayanya uda lama aku ga nangis-nangis sebelum tidur lhoo. (Walaupun ada sesekali tiap beberapa bulan biasanya) Ternyata Tuhan ga suka toh. Jadi sekarang, yes! I’ll try to worship God by sleeping! *langsung tidur banyak-banyak* #eh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s