Seminggu setelah chusok

Chusok uda lewat seminggu yang lalu and here I am, masih berusaha untuk menyesuaikan diri dengan ritme kerja yang normal lagi.

FYI, selama liburan chusok kemarin, aku ditinggal sama teman-teman setanah air di ibukota negeri ginseng ini. Semuanya ambil day off dan pergi jalan-jalan sama keluarganya di negara lain. Hanya tersisa beberapa orang yang ga bisa diajak main juga karena masih kerja, dan satu-satunya teman yang punya day off yang sama dikunjungi oleh kakak tercintanya. Seperti yang sudah aku bilang di post sebelumnya, sebenernya gapapa kok aku sendirian karena aku emang lagi butuh waktu untuk sendiri. Tapi apa daya, Tuhan berkata lain. Aku sama sekali ga dibiarkan sendiri dan jadinya cukup sibuk bermain kesana kesini dengan teman Korea.

Highlight minggu kemarin adalah aku ke Han River 3 kali dalam seminggu. Hahaha. Keliatannya aku suka banget ya main disana. Tapi emang pada kenyataannya, main-main di taman deket sungai dengan udara yang sejuk itu menyenangkan!

Hari senin, masih tanggal merah karena liburan chusok, aku bersepeda dengan seorang cici dari gereja, dilanjutkan dengan main-main ke mall baru dekat sana dan belajar bahasa Indonesia bersama.

2 hari kemudian, hari rabunya, aku ke Han River lagi tapi dari tempat yang beda. Lokasinya berlawanan dengan tempat yang biasa aku kunjungi. Bangun pagi-pagi terus ke taman untuk piknik bersama dengan 5 orang teman lainnya. Bawa makanan super banyak, bawa tiker, bawa gitar dan kami main-main disana sampai siang. Kesampean juga akhirnya, bisa beneran piknik di taman sambil nyanyi-nyanyi pake gitar.πŸ™‚

Lalu hari sabtunya, lagi-lagi aku ke daerah sana untuk nonton festival kembang api! Biasanya aku nonton festival kembang api dari pinggir pantai di Busan dan kali ini aku nonton dari pinggir sungai. Agak sedikiit kecewa sih karena salah ambil tempat dan kurang pas di tengah. Tapi yah gapapa. Aku bisa nonton kembang api sambil tidur-tiduran di tikar, mencium bau rumput segar dan bisa liat bintang juga. Terus bisa ikutan desak-desakan di subway sampai butuh waktu kurang lebih 30 menit untuk keluar dari gerbong kereta sampai ke pintu keluar subway. Dilanjutkan dengan jalan-jalan di taman (lagi) sambil nyemil takoyaki dan gulali gratis, lalu pulang dengan subway terakhir.

Seminggu yang indah. Seminggu yang menyebabkan aku berpikir, gapapa deh aku tinggal di Korea lamaan kalau bisa melakukan hal-hal menyenangkan seperti ini setiap minggunya.

Tapi kenyataannya? Sekarang udah hari Rabu, aku punya kerjaan setumpuk yang harus diselesaikan sampai akhir minggu ini dan jadwal main (atau ngedate? :P) yang padat kembali menungguku di akhir minggu ini. Happy Wednesday!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s