Aku dan programming

Hari ini project pertamaku di kantor resmi dinyatakan selesai! Walaupun ga ikutan buat coding main programnya, tapi ternyata code yang aku buat itu dipakainya untuk bagian awal banget, sebelum main programnya jalan. Dan hari ini, dengan bangga, aku mengupload code-code itu ke server kantor. 8 python source buatanku sendiri lengkap dengan manualnya.

Dulu pas kuliah, aku pernah bilang aku suka python karena cara ngodingnya simple. Kemudian pujian-pujian aku tentang python mulai berkurang ketika sang professor kasih 2 tugas besar yang harus pakai user interface. Aku sebenarnya suka sama sesuatu yang ada user interfacenya, yang berwarna-warni, bukan hanya tulisan putih di layar hitam. Tapi entah kenapa, untuk yang python ini aku menyerah. Iya, menyerah karena ga bisa buat user interfacenya lalu terpaksa mengumpulkan tugas yang dikerjakan dengan setengah hati dan akhirnya nilai aku di kelas itu juga ga sempurna (alias ga dapet A+).

Aku juga inget pas kuliah tahun ke3, ketika kelas programming pakai C udah ga ada, aku seneng banget pas ngoding pake Java. Sudah amat sangat muak dengan C yang dipelajari selama 2 tahun non-stop. Jadi pas lulus kuliah, aku lagi doyan-doyannya sama Java dan android.

Tapi liat deh aku sekarang. Dari beberapa orang yang ambil jurusan IT pas kuliah, cuma aku yang kerjanya masih berhubungan sama ngoding. Pake C dan python pula! Udah mana Cnya uda lupa semua, terus pas 2 bulan yang lalu disuruh ngoding pake python pula. Hari itu untuk pertama kalinya aku pulang jam 11 malam dari kantor, ditemenin sama seorang atasan yang sebenernya udah mau pulang dari jam 6 sore tapi ga tega ninggalin aku sendirian di kantor.

Hari ini aku juga cukup terbata-bata menjelaskan cara pake program aku itu lewat telpon ke salah satu orang yang tugasnya ngetest dan install program di kantor client. Untung dia sabar nanyanya, dan terus mengkonfirmasi ulang setiap perkataan yang aku bilang. Dan programnya berjalan dengan lancar.

Ada sedikit rasa bangga. Tapi banyakan rasa cemasnya sih. Itu uda selesai, sekarang aku masih bergulat sama gdb. Nyari error di program. Cara pakenya aja ga gitu ngerti, gimana cara aku bisa nyari errornya? Huhu. Mana ga ada orang yang bisa aku tanyain lagi.

Entah sampai kapan aku terus berkecimpung di dunia IT, coding dan programming ini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s