[Cerpen 100 kata] Mimpiku bukan lagi kamu

Titik-titik hujan yang membasahi jendelaku mengingatkanku pada dirimu. Sosokmu yang berusaha melindungiku dari derasnya hujan. Di tempat itu, dengan segelas susu cokelat panas di tangan kita, kita berbagi mimpi. Iya, kita pernah berbagi mimpi yang sama sampai saat itu datang. Saat aku dan kamu, bukan lagi kita.

Kenyataan bahwa kamu masih muncul dalam bunga tidurku, membuatku sadar bahwa jauh di dalam hati ini, aku mungkin masih punya sedikit rasa. Bukan sayang, bukan cinta tetapi hanya sebuah rasa peduli terhadap seseorang yang pernah berbagi mimpi denganku. Masih banyak mimpi yang ingin kuwujudkan tapi satu hal yang pasti, mimpiku bukan lagi kamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s