Disaat jawaban interview dipertanyakan pertanggung jawabannya

Gara-gara kemaren pulang cepet karena mau les gitar, hari ini sukses dicuekin ketua tim seharian. Sempet disindir pula. Walaupun untungnya pas sore udah mulai diajak ngobrol lagi.

Hari ini pulang stengah 9 dari kantor. Itu pun dengan embel-embel2, “kamu sekarang lagi pegang bagian A jadi gapapa pulang duluan. Besok-besok kalau harus megang bagian yang laen, harus siap-siap pulang lebih malem ya.” Terus karena besok aku uda ada janji dan minggu pun agak ragu untuk dateng ke kantor, akhirnya si ketua tim mengijinkan aku pulang hari ini.

Minggu depan aku uda ada janji mau ke cabi! Semoga minggu depan diijinin ga kerja. Tapi abis itu harus siap-siap sama konsekuensinya. No weekend, no summer holiday sampe projectnya selesai. Belom mulai aja rasanya uda mau nangis ngebayanginnya.😦

Saat begini nih pertanyaan pas interview dulu dipertanyakan jawabannya. Siapkah kamu kerja sampe malem, bahkan weekend harus masuk, dan kemungkinan kamu juga harus melepaskan kehidupan sosialmu selama beberapa waktu ke depan?

Waktu itu sih aku bisa jawab dengan lugas, ya aku siap kalau emang itu harus. Tapi sekarang? Jujur..aku ga siap dan mau ga mau harus mempersiapkan diri untuk itu.

Hadiah sore ini:

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s