Kisah si balon air

Aku dibilang mirip balon air sama seorang teman. Katanya aku mirip balon air, yang sewaktu2 bisa pecah. Fragile. Aku ga se-cengeng itu siihh tapi cukup mudah merasa terharu dan mengeluarkan air mata. Well, klo lg marah juga biasanya buntut2nya nangis juga sih. Anyway, julukan baru itu dimulai di saat yang bersamaan dengan event2 yang pada akhirnya menjadikan aku balon air yang kayanya unlimited airnya. Haha.

P.S: ini cuplikan dari kisah2 farewell dan air mata yang keluar saat itu. ga sedih koq ceritanya. hehe. 

Taken from: petapixel.com

 

2 Desember. 마지막 외국인 예배 bersama. Kebaktian terakhir yang merupakan awal mula acara farewell2an tahun ini. Sukses banget nih acaranya. Sukses membuat semua orang mengeluarkan air mata dari lagu pertama sampai acara berakhir. Haha.

3 Desember. Acara MIKY pelepasan angkatan 3. Hari terakhir dimana anak2 indo di kyungsung berkumpul bersama di tahun 2011. Hari terakhir dimana angkatan 3 KS bisa ngumpul bareng sebelum 1 per 1 pergi, either itu pulang ke indo, S2 atau kerja. Hari dimana aku kesel banget sama Feli dan Karen karena ga berenti2 godain aku. Hari dimana Ovi pulang ke indo. For good. Walaupun dia balik lagi 2 minggu kemudian.

4 Desember. 마지막 청년예배 dengan full team (orang indo). Hari terakhir Sali dan Karen di greja. Dimulai dengan perpisahan pas 유치부, dilanjutkan dengan kebaktian remaja. Sempat menitikkan air mata pas skolah minggu dan akhirnya banjir pas kebaktian. SEPANJANG kebaktian lebih tepatnya. Dari lagu penyembahan sampe uda masuk pujian pun, nyanyinya dengan mata yang berkaca2. Dan salah banget kali ini duduknya. Kami terpisah 1 baris duduknya. Dan barisan aku itu Karen, Ella, Apple. Ella sama aku udah bercucuran air mata spanjang kebaktian sampe akhirnya aku ga tahan dan kluar sebentar untuk menenangkan diri. Udah tenang nih, trs pas kotbah, aku balik lg ke tempat duduk. Jujur saat itu fragile dan sensitif banget. Bisa tiba2 nangis kapan aja. Pas balik, aku menemukan Novel duduk di sebelah Karen. Dan saat itu 목사님 suruh kita menyapa orang2 di sebelah kita dengan sapaan”반갑습니다. 감사합니다. 미안합니다.” Made an eye contact and splash!! Pecah lagi lah si balon air ini. Udah kata2 sapaannya gitu, pas nengok kanan kiri, matanya pada merah abis nangis semua. Udah deh. Lengkap. Sampe selesai kebaktian, aku dijauhin dari Ella dan Novel karena kami bisa sewaktu2 nangis lagi karena masih kebawa perasaan. Saat itu, aku sensitif banget sama yang namanya “perpisahan”. Pas 구역모임, si wakil ketua bilang klo itu hari terakhirnya dia karena dia akan dipindah ke kelompok lain.  Lagi2, aku pun mulai menitikkan air mata. Hari itu hari yang panjang karena masih dilanjutkan dengan 또래모임 terakhir dan main ke rumah 집사님.

8 Desember. Hari kepergian Sali dan Karen. Sali pergi subuh jadi aku ga nganter dan ga ada tangisan perpisahan buat dia. Tapi aku yakin banget koq klo Sali ga mungkin buat aku nangis. Dia kan cool orangnya. Haha. Tapi malemnya, si balon air ini cukup tegar rupanya. Dia ga pecah. Malah si dede kecil, Feli, yang nangis pas QT. Abis dia sendiri sih yang cari gara2. Tiba2 maen gitar dan nyanyi2 lagu mellow. Akhirnya dia sendiri deh yang nangis. Walaupun aku yakin banget saat itu banyak yang menahan tangis juga.

Ovi dan Sali datang 2 minggu kemudian cuma buat beresin barang2 yang tersisa. Dan saat itu, aku cuma ngerasa 1 hal yaitu sejauh dan selama apapun seorang teman terpisah, yang namanya teman, akan selalu jadi teman. Dia akan tetap jadi orang yang kenal kamu, bahkan pas ketemu, malah punya cerita segudang buat diceritain. Seakan-akan kamu cuma kepisah sebentaarr banget.

Cerita selanjutnya yah tentang farewellnya si balon air ini.

25 Desember. Hari Natal. Hari yang seharusnya membawa kebahagiaan. Aku seneng sih tapi sayang skali, natal tahun ini aku ga bisa bareng2 sama keluarga di Indo, tapi aku melewatkannya bersama “keluargaku” di korea. Hari terakhir aku di 유치부. Hari terakhir aku kebaktian remaja di greja. Dan pas malem natal, smua ank2 indo yang tersisa (mksdnya yg msh di asrama), ngumpul di cafe Cappucino, ngobrol2 sambil menikmati free service dari sang pemilik cafe. Haha.

28 Desember. Main sama Anna dan Cempy. 수요예배 terakhir dan pecahlah tangisan si balon air ini. Di lobby gereja. Padahal uda berusaha keras buat nahan nangis, tapi apa boleh buat, bgitu denger kata2 “마지막”, “uda mau pergi”, “baik2 ya di Seoul”, “열락해”, smuanya itu membuat kepergianku ini berasa real (emang pergi beneran sih, tapi saat itu, ga kepengen mikirin) Had a great late night talk with 집사님. Tumben2an ngobrol sama 집사님 sampe jam stengah 1, kemudian ditutup dengan doa. Selesai doa, matanya 전집사 agak merah, entah karena ngantuk atau apa, dan Novel, menahan tangis (tapi nangis sembunyi2 di depan 몽쉘. aku tau dan gpp koq bel). Balon air ga pecah lho malam itu. Hampir sih, tapi ngga karena aku ga mo bebanin yg laen jg.

29 Desember. Perginya sang balon air dari Busan ke Seoul. Makan siang sama kluarganya 이참봉 짐사 dan Vania, Toto lalu dianterin sampe ke 부산역. Bania Toto bahkan nganterin sampe ke dalem KTX lho. (Thanks for that ^^) Aku tertidur pulas di kereta, entah karena kekenyangan atau cape, lalu terbangun pas uda nyampe. Nyampe di 고시텔 sih cukup senang mengetahui fakta klo barang2 aku uda dimasukin semua ke kamar. Tapi, jeng jeng, pas buka kamar, kamar itu sama ky gudang. Sampe stress, bingung tuh barang2 mo diapain. Ga ada space kosong sama skali. Akhirnya beres2 sampe keadaan kamarnya cukup layak pakai. Tapi abis itu, 집사님 telpon, nanyain kabar. Jujur senang ada orang yg nanyain kabar aku. Rasanya pengen langsung balik lagi ke Busan. Tapi abis itu, splash! Pecah lagi si balon air ini. Semua kegalauan, stress, sok2 tegar di depan orang, luluh semuanya. Uda nih. Udah puas ceritanya nangisnya. Ga ada yang liat pula. Jalan2 deh ke sekitar 고시텔 sambil menghirup udara malam. Untungnya Seoul tidak sedingin yang dipikirkan. Suhu sih boleh minus tapi ga ada angin, jadi suhunya kurang lebih sama ky Busan. Tapi pas pulang2, aku dsambut dengan sapaan dari teman2. Dan Ovi blg “You’re allowed to cry today kok pel“. Haha. Tau ga, Bi? Apple tadinya uda tenang jadi nangis lagi. Haha. Feel so blessed having such a great friend like you. Dan buat semua temen yang lain, Apple senang banget punya teman2 yang care dan mensupport terus.

잘 할 수 있을거야! 걱정하지 말고 더 멋진 에블린을 돌아올거야 ㅋㅋㅋㅋ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s