The First Week of 2013

Setelah melewatkan liburan tahun baru di tanah air tercinta (read: Indonesia!), akhirnya aku kembali memulai kehidupanku yang sebenarnya di Korea. Pas di Indo, rasanya tuh kaya mimpi. Seakan-akan waktu itu unlimited, aku ga peduli soal hari, waktu ataupun tanggal. Jadi pas nyampe di Incheon, aku baru sadar kalau sekarang tuh uda tahun 2013, uda tanggal 8 pula! Astaga~

Walaupun Korea menyambutku dengan hembusan angin yang dingin (thanks God, pas aku sampe, suhunya cuma minus 1), rumet tersayang menyambutku dengan hangat. Kami makan siang dengan ‘mewah’. Dengan lauk babi merah buatan oma dan tom yum (masakan Thai) buatan rumet, plus dessert, sambil nonton drama Korea terbaru, kami pun makan siang dengan amat sangat nikmat. :)

Sayang sekali kesenangan itu tidak berlangsung lama. Besoknya aku pilek parah, mungkin karena perbedaan suhu yang terlalu drastis, ditambah dengan berubahnya suasana dan anggota tim di kantor, plus kerjaan yang menumpuk, rasanya aku jadi mirip ikan yang megap-megap karena kekurangan oksigen. Pilek parah + kepala pusing + agak demam + kondisi badan yang memang belum fit + meeting seharian ga berenti = lemas tidak bertenaga. Pokoknya ga enak banget deh. Padahal aku uda lama banget ga sampe sakit kaya gitu.

Saat itu hari rabu. Itu berarti aku harus melewati 2 hari lagi supaya bisa istirahat hari sabtunya. Tapi sayang sekali saudara-saudara, tim aku yang sebelumnya jarang meeting (kalaupun meeting, ga pernah lama) entah kenapa jadi doyan banget meeting. Hari jumatnya, aku harus presentasi di luar kota; dengan suara bindeng dan bahasa inggris yang berantakan, meetingnya baru selesai jam setengah 10 malam. Hebat! 고생했다.

Ditambah lagi dengan beberapa kabar yang cukup mengagetkan, aku sukses banget ngelewatin weekend kemarin (weekend pertamaku di Korea) dengan kondisi jiwa yang ga stabil. Agak stress, panik, rasanya aku ga siap banget memulai tahun 2013 ini. Rasanya mo teriak-teriak ke Tuhan.

Tuhaaan, kok tega banget sih.. Tahun kemaren uda ditutup dengan baik lho, tapi kok tahun ini dimulai dengan hal-hal yang sama sekali ga menyenangkan.. :( Rasanya Tuhan cuma ngeliatin aku doang trs bilang, “Nak, katanya kamu mo naik level. Mo naik kelas. Tapi kok baru dikasih gini aja kok uda ambruk gitu sih..” Jujur weekend kemarin dilewatkan dengan banyak tarikan / helaan nafas panjang, supaya aku juga bisa nenangin diri sendiri.

But He is good. He is always good.
“Tenang aja. He will provide.”
“Kemana imanmu? Bukankah kalau kamu punya iman sebesar biji sesawi aja, kamu bisa mindahin gunung?”
“Faith in God includes faith in His timing. Semuanya akan indah tepat pada waktunya.”
“Semua yang terjadi untuk kebaikan kamu.”
“Trust Him completely.”
Etc..etc..

Dia terus-terusan kasih kata-kata peneguhan, penghiburan dengan berbagai cara. Dan semuanya itu intinya cuma satu: faith.

Disaat semua orang mempost resolusinya untuk tahun ini, jujur aku ga punya resolusi yang detail untuk tahun ini. Jadi, following the rule in this site, daripada ngepost resolusi panjang-panjang, aku memutuskan untuk memilih 1 kata yang akan menjadi rhema untuk tahun ini.

And,my word for 2013 is: FAITH.

3 responses

  1. Pingback: Welcoming 2014 | The Little Light of Mine

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s